Saya bersyukur berkesempatan pernah pergi ke Qatar dua kali tahun ini, akan saya ceritakan di kesempatan yg lain, karena hari ini saya lagi mau fokus untuk belajar apa sih Bail Out package yang di dengung - dengung kan bisa menyelamatkan Sektor Finansial di USA.
Sekedar informasi bagi yang belom sempat mengikuti perkembangan dunia finansial, institusi finansial di US telah mengalami krisis di bulan september 2008 ini, di mulai dari pengambil alihan Fannie Mae dan Freddie Mac oleh negara, Fannie and Freddie ini bukan nama orang, lebih tepatnya lagi nama dari institusi Fannie Mae (Federal National Mortgage Association) dan Freddie Mac (Federal Home Loan Mortgage Corporation) , kedua institusi ini adalah government sponsored enterprises(GSE), sebenernya saya kurang jelas mengenai istilah GSE ini apakah dia lebih seperti ke BUMN atau gmana, mohon pencerahannya bagi yang lebih tau..menurut Wikipedia, GSE adalah sebuah group korporasi pelayanan finansial yang dibuat oleh Kongress Amerika, Kongress ini mungkin kalo di indo DPR kali yah.. Tugas group ini untuk meningkatkan aliran kredit ke target - target sektor ekonomi, dan membuat capital market terhadap segmen target tersebut lebih transparan dan efisien, Efek yang diharapkan, dapat meningkatkan ketersediaan kredit untuk sektor-sektor seperti: Agrikultur, Pembiayaan Kepemilikan Rumah, dan Pendidikan.
Bagi yang belom tau apa itu mortgage, khan sering tuh kita denger-denger krisis subprime mortgage di US, lagi lagi menurut Wikipedia, mortgage adalah suatu jaminan properti untuk pemberi kredit untuk jaminan pinjaman, jadi kalau misalnya kita pinjam sejumlah uang untuk pembelian suatu rumah, apartemen atau jenis properti yang lain, hak kepimilikan selama kita membayar pinjaman tersebut dengan cara kredit berada dalam pemberi kredit, dalam hal ini misalnya Bank, setelah kewajiban peminjam di penuhi, Hak kepimilikan akan beralih ke si peminjam, nah yang terjadi di USA, banyak peminjam yang tidak dapat memenuhi kewajibannya, sehingga banyak properti yang di sita, daya beli masyarakat untuk properti menurun, dan harga properti ikut menurun, hal tersebut dikarenakan ketersediaan properti yang tadinya mau di beli si peminjam, menjadi milik Pemberi kredit untuk di lelang.
Setelah Fannie Mae dan Freddie Mac, ada lagi masalah dengan Lehman Brother, suatu perusahaan investasi berskala besar, pinjaman darurat dari Federal Reserve untuk perusahaan Asuransi Skala besar juga, American International Group (AIG) dan merger Merril Lynch (Perusahaan Investasi) ke Bank of America, bangkrutnya perushaan-perusahaan skala internasional Amerika ini sangat berdampak besar terhadap investor yang notabene berharap dana yang di kelola perusahaan-perusahaan investasi tersebut, banyak yang menyalahkan bahwa perusahaan-perusahaan ini memainkan investasi di resiko tingkat tinggi, dampak bagi sektor finansial, menurunnya minat investor untuk mempercayakan dananya lagi ke pasar saham Wall Street, dan ini akan diikuti oleh kondisi terburuk pada aktivitas ekonomi dan bisnis atau downturn.Upaya penyelamatan oleh Pemerintah untuk menyuntikan dana sebesar 700 Milliar US Dollar yang di tujukan mengurangi tingkat ketidakpastian terhadap nilai aset, dan mengembalikan kepercayaan investor, namun kemarin malam via Aljazeera, voting dilakukan dengan hasil 228 dan 205 untuk penolakan, dampaknya langsung terasa di wall street yang memang sudah semaput akhir-akhir ini, indeks Wall street turun 500 point, begitu hasil voting di umumkan, dan Dow Jones turun 777 point, lebih parah dari turunnya indeks pada serangan 11 september 2001 silam. tapi sisi positifnya harga minyak turun.
Kenapa kebanyakan kalangan di DPR USA menolak? karena banyak yang mempertanyakan dana 700 Milliar US dollar itu dari mana? karena kemungkinan dana tersebut akan menyerap 2,295 USD per warga negara, estimasi jumlah warga negara US 305 Juta orang atau 4,635 USD per warga US yang bekerja dengan estimasi jumlah warga 151 Juta orang, para analisis mempertanyakan darimana sejumlah uang tersebut berasal, apakah dari pinjaman, pengurangan pengeluaran, mencetak uang (yang akan berakibat penurunan nilai mata uang Dollar) atau peningkatan pajak, Pemerintah telah menganggarkan 2,900 Milliar USD pada tahun 2008, berarti jika rencana ini disetujui akan ada 24% peningkatan dari anggaran.. ck ck ck...
Pemerintahan Goerge W Bush sangat tidak populer di negaranya, perang irak,ketidak ketersediaan lapangan kerja, krisis ekonomi yang berkepanjangan banyak membawa kesengsaraan daripada manfaat bagi warganya, tetapi untungnya Bush hanya sampai Bulan januari ini...
Setelah satu minggu sudah mengikuti berita dari siaran international pemerintah China berbahasa Inggris, CCTV-9, Berita yang disiarkan kurang lebih sama seperti TVRI jaman dulu, seperti alat propaganda Pemerintahan, atau kalau bahasa gaulnya sekarang ini adalah Siaran TV Narsis, Hahhaha...

